head-content'/> Langsung ke konten utama

VOUCER DALAM POLITIK

Selamat Pagi,,, Ada berbagai cara mengembangkan benefit politik dalam kepemimpinan politik modern, orang menghargai kebebasan berpendapat sebagaimana harga diri jauh diatas kepentingan uang dan fasilitas. Salah satu yang dilakukan partai politik adalah memberi hadiah voucer kepada orang yang dianggap berjasa dalam membantu pengembangan partai politik tersebut. Misalnya ada Voucer yang dapat digunakan untuk mempengaruhi 50 persen suara dalam penetapan keputusan. Misalnya keputusan dalam penetapan calon gubernur oleh partai politik itu bisa saja dimiliki oleh masyarakat biasa atau seorang tokoh yang berjasa dianggap cukup kualitas dan kapasitas untuk memberi 50 persen suaranya dalam menentukan keputusan itu. Hal ini diperlukan untuk membangun kualitas keputusan dan penghargaan kepada orang yang berjasa di partai itu. Sebenarnya dalam partai politik tidak perlu terjadi perpecahan jika manajemen diberlakukan secara baik. Sebagaimana terjadi pada Prof. Amien Rais pada partai PAN dan yang d...

7 Kata Negatif Untuk Indonesia

Setidaknya kita sebagai warga negara Republik Indonesia bisa menyebut tujuh kata untuk menggambarkan negaranya dalam persepsi yang positif dan sebaliknya tujuh kata dalam persepsi negatif. Hal ini dapat memposisikan dirinya sebagai warga negara yang normal. Dengan menyebut tujuh kata tersebut dalam perspektif negatif maupun positif maka warga negara dapat mengevaluasi pembangunan tanpa melihat berhasil atau tidaknya presiden dan pemerintahannya.

Namun kali ini penulis tidak membahas kata positif untuk negara ini, tetapi memilih untuk menyebut tujuh kata negatif agar pemerintah bisa menjawab dengan kebijakan publik dimasa depan. Tulisan ini tidak membahas keterangan tentang kata tersebut. Katerangan boleh sesuai dengan persepsi masing-masing warga negara Indonesia.

Adapun tujuh kata tersebut menurut penulis adalah sebagai berikut :

  1. Miskin
  2. Otoriter
  3. Tertinggal
  4. Terjajah
  5. Korup
  6. Dhalim
  7. Melarat

Sementara tujuh kata yang positif tidak perlu disebutkan karena banyak yang di hisap oleh aura negatifnya. Kepada kalangan pemerintah tidak perlu marah dengan tujuh kata ini, apalagi tujuan kita konstruktif maka silakan dijawab dengan konsep pembangunan.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Partai Politik Musuh Rakyat dan Partai Yang Perlu Di Dukung Rakyat

Oleh Tarmidinsyah Abubakar Ada berbagai partai politik dan ada dua jenis partai politik di Indonesia setelah Reformasi kemudian menjadi PINTU MASUK terjadinya perjanjian MOU Helsinki yang melahirkan partai politik lokal. Ada ruang negosiasi masyarakat Aceh dengan pemerintah pusat KARENA masa itu penerapan Demokrasi yang benar. Bukan soal presiden semata tapi karena trend demokrasi akibat Reformasi dimana terjadi pergantian sistem kekuasaan dari rezim otoriter ke rezim demokratis. Selama ini masyarakat kita terbiasa membicarakan Islam atau Tidak Islamnya suatu partai, berikutnya mereka-reka baik dan buruknya partai politik atas isu yang dikembangkan atau propaganda yang dilakukan oleh partai-partai politik. Tentu cara ini sudah puluhan tahun kita lalui dan ternyata tidak pernah memuaskan. Sebagai contoh ketika masyarakat mengharapkan dihargai sebagai elemen penting dalam negara sebagaimana rakyat dinegara lain saja partai politik kita tidak kuat tangan dan lidahnya memperjuangkan itu. B...

Pemimpin Harus Lebih Cerdas Dari Yang Dipimpin

Semangat Siang dalam Ibadah,,! 🐾Terserah apa pandangan saudara semua tentang para pemimpin negeri ini, tapi saya sebagai rakyat saat ini sama sekali tidak bisa menerima dipimpimpin oleh orang-orang yang tidak punya kapasitas dan berprilaku kurang wajar sebagai pemimpin. Tentu kondisi pemimpin begitu rawan kritikan diberbagai sudut, apalagi ia tidak pintar berbagi kekuasaan. Seorang pemimpin cerdas ia tidak hanya melihat jabatan dalam berbagi kuasa tapi memandang elemen yang cerdas dan lebih darinya sehingga ia bebas dari kritikan konstruktif yang kritik itu meyakinkan rakyat dan tentu menggerus kepercayaan rakyat kepadanya. Maka pengkritik yang normal dan rasional itu jauh lebih membahayakan pemerintah daripada para pengkritik yang tipikal penghujat dan pengumpat atau memfitnah (membunuh karakter). Pemimpin itu tidak bisa berprilaku centang perenang maka jika anda lihat mereka dari bangun tidur hingga tidur lagi sudah dikawal dan dijaga ketat supaya aman dalam membuat perintah dan mel...

Curang Dalam Demokrasi Pemerintah Bobrok, Memilih Pemimpin Lahirnya Pecundang, Memilih Pelayan Lahirnya Tuan;

https://udimi.com/a/ls6xr https://www.youtube.com/channel/UCT4UacoMxb3082YOPH9mQ4A Oleh : Tarmidinsyah Abubakar 💫Begitu banyak kasus-kasus pemilihan DPR, Presiden, Kepala Daerah yang berbuntut korup bahkan menjerumuskan orang yang berjabatan empuk berakhir dipenjara. Apa sebabnya? Jadi begini, kenapa penulis sejak dulu menyuarakan sikap idealisme dalam politik, tentu supaya para politisi dan rakyat berlaku fair, sportif dalam berkompetisi dan memahami resiko bila mereka ingkar terhadap ketentuan melanggar prinsip demokrasi. Sebagai politisi muda kala itu penulis juga mempersiapkan bekal modal politik sebagai pelayan rakyat yang sebenar-benarnya modal politik. Lalu pertanyaannya berikutnya,  apakah alat transaksi Politik itu yang sesungguhnya? Alat transaksi (alat tukar dengan suara) normatifnya adalah ilmu pengetahuan, kapasitas, kredibilitas, kejujuran, sikap dan tentunya kecerdasan intelektual yang biasanya menjadi syarat ideal yg harus dipenuhi untuk mengisi jabatan sebagai pelayan...